Mengenal Jenis Ayam Terbesar Di Dunia

img
Apr
21

Mengenal Jenis Ayam Terbesar Di Dunia – Mungkin teman-teman masih ada yang belum mengetahui jenis-jenis ayam apa saja yang terbesar di dunia. Disini agen sabung ayam online sudah merangkum jenis ayam terbesar di dunia berdasarkan kriteria postur tubuh, bobot badan, keunikan dan perannya sebagai Indukan utama bagi ayam lainnya. Berikut rangkumannya.

1. Ayam Sussex

Jenis Ayam Terbesar Di Dunia- Sussex

Ayam Sussex merupakan spesies ayam tertua dan paling populer di Inggris. Ayam ini di perkirakan berada di Inggris sejak Kerajaan Romawi menyerbu kepulauan tersebut pada tahun 43 Masehi. Ia memiliki Ukuran yan besar. Tubuhnya montok seperti ayam dari kelompok mongoloid yang memiliki tubuh yang besar. Berat ayam jantannya mencapai 4,1 kg dan yang betina 3,2 kg. Ayam ini memiliki beberapa variasi warna seperti : Merah, kuning, perak dan totol. Warna putih pada ayam ini sangat sulit di temukan.

Ayam Sussex merupakan ayam dwiguna(memiliki beberapa manfaat) yang di budidayakan sebagai ayam pedaging dan petelur. Seekor ayam betina mampu menghasilkan 180-320 butir telur pertahunnya. ayam berwarna terang seperti kung dan putih dapat menghasilkan telur lebih banyak dari pada ayam yang lainnya. ayam sabung online

Ia cukup jinak, mudah beradaptasi dengan lingkungannya dan cukup tangguh. Ayam ini sangat menyukai halaman terbuka yang luas dan banyak di tumbuhi rerumputan. Ayam sussex juga sering di gunakan sebagai ayam kontes di inggris.

2. Ayam Orpington

Jenis Ayam Terbesar Di Dunia-Orpington

Ayam Orpington berasal dari kota Orpington di wilayah kent, Inggris Tenggara. Ras ayam ini pertama kali di produksi oleh William Cook tahun 1886 atas penyilangan varietas ayam Minorica, Langshan dan Plymouth rock. sabung ayam

Ayam ini termasuk kerabat mongoloid yang mempunyai badan besar dan bulat, dada lebar, kepala kecil dengan jengger bilah yang kecil juga. Berat sang jantan mencapai 4,5kg, sedangkan betina 3,6kg. Ayam Orpington di pelihara menjadi ayam pedaging dan petelur. Ayam ini pernah memecahkan rekor bertelur hingga 340 butir pertahunnya.

3. Ayam Australorps

Jenis Ayam Terbesar Di Dunia-Australorp

Ayam Autralorp adalah jenis ayam yang di budidaya di Autralia pada tahun 1890-1900. Ayam jenis ini terbentuk dari hasil penyilangan Ayam Orpington milik William cook dan Josep Partington dengan Rhode Island Red (RIR). Tujuan dari penyilangan tersebut adalah untuk menciptakan ayam petelur dengan produktifitas yang tinggi.

Ayam Autstralorp menjadi pemegang rekor yang berhasil menghasilkan telur sebanya 364 butir setiap tahunnya. Ayam ini berukuran cukup besar, postur tubuhnya mirip dengan ayam orpington, namun sedikit lebih ramping. Berat pejantan bisa mencapai 4,7 kg sedangkan betina 4,2 kg. Ayam jenis ini disebut-sebut sebagai jenis ayam terbaik di dunia. ayam adu

4. Ayam Croad Langshan

Jenis Ayam Terbesar Di Dunia-Croad-Langshan

Croad Langshan merupakan salah satu jenis ayam tertua di China. Ayam ini memiliki postur tubuh yang tinggi besar berbentuk huruf U dengan bobot 5 kg pada jantan dan 3,5 kg pada betina.

Langshan sebenarnya merupakan nama sebuah distrik kecil di dekat sungai Yang Tse, dimana Major F.T Croad menemukan beberapa pasang ayam ini dan di kirim ke inggris pada tahun 1872. Sehingg ayam asal langshan ini terus di budidaya hingga dikenal luas di seluruh dunia.

Ayam ini mampu memproduksi telur sebanya 140-150 butir pertahunnya. Meskipun memiliki produksi telur yang rendah, ayam ini berpotensi sebagai ayam pedagin karena memiliki tekstur dan rasa dagingnya yang sangat enak.

5. Ayam Pelung

Jenis Ayam Terbesar Di Dunia-Pelung

Ayam Pelung adalah keturunan ayam lokal asli yang memiliki ukuruan tubuh terbesar di Indonesia. Ayam ini berasal dari daerah Jawa Barat. Ayam pelung mulai di kenal masyarakat Cianjur sejak tahun 1850. sabung ayam pw

Tubuh ayam pelung berukuran cukup besar dengan kaki tinggi yang memiliki bobot penjantan sekitar 4-5 kg, bahkan pernah mencapai 6-7 kg sedangkan sang betina berkisar antara 3-4 kg. Dengan memiliki tuhu yang besar, Ayam pelung tidak cocok dijadikan sebagai ayam aduan. jengger, pial dan leher yang terlalu besar menjadi sasaran empuk pukulan dari ayam lawan. Ayam pelung juga kurang agresif dan mudah lelah, Ayam ini juga kurang cocok di jadikan ayam petelur karena hanya bisa menghasilkan 70 butir telur pertahunnya.

%d bloggers like this: